Senin, 29 November 2010

Fungsi Lain Handphone Selain untuk Komunikasi


ngaca


perangkap tikus


jepitan saat jemur baju


Pembatas/rak buku


Tempat Sabun


Ketapel


Ganjelan Pintu


nyambit anjing:


kaca pembesar:


dompet:


palu (pemecah buah kemiri/kenari):

Kisah insfiratif dari seekor kadal

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.



Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Beragam Jenis Uang Logam Indonesia yang Paling Langka




nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri for the children of the world
seri/ emisi : Seri for the children of the world
pecahan : Rp 150.000
jaman/masa : Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 31 january 2000
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 6,22 gram
- tebal : -
- diameter : 22,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan logo unicef
- belakang : Gambar anak laki-laki bermain kuda lumping, teks "for the children of the world"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri demokrasi/1995
seri/ emisi : Seri demokrasi/1995
pecahan : Rp 300.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 16 august 1995
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 17,00 gram
- tebal : 1,85 mm
- diameter : 25,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan "300000 rupiah"
- belakang : Gambar temu wicara presiden soeharto dengan masyarakat, logo dhn-45 dan "50 tahun ri"
- samping : 5 garis di 4 tempat berbeda, teks 17 g., logo perum peruri, dan nomor seri 5 angka



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri presiden ri/1995
seri/ emisi : Seri presiden ri
pecahan : Rp 850.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 16 august 1995
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 50,00 gram
- tebal : 2,78 mm
- diameter : 35,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan "850000 rupiah"
- belakang : Gambar presiden soeharto, teks "lima puluh tahun kemerdekaan republik indonesia"
- samping : 5 garis ditempat 4 berbeda, teks 17 g., logo perum peruri



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia emisi 1970
seri/ emisi : Emisi 1970
pecahan : Rp 20.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 17 august 1970
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 49,37 gram
- tebal : -
- diameter : 50,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar ukiran garuda bali, teks "25 tahun kemerdekaan republik indonesia"
- belakang : Gambar lambang negara garuda pancasila, logo "bank indonesia" dan "2000 rupiah"
- samping : Rata



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia emisi 1970
seri/ emisi : Emisi 1970
pecahan : Rp 2.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 17 august 1970
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 4,93 gram
- tebal : -
- diameter : 18,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar burung cenderawasih dan teks "25 tahun kemerdekaan republik indonesia"
- belakang : Gambar lambang negara garuda pancasila, logo "bank indonesia dan "2000 rupiah"
- samping : Rata



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri cagar alam/1974
seri/ emisi : Seri cagar alam/1974
pecahan : Rp 5.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 october 1974
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 35,00 gram
- tebal : 2,87 mm
- diameter : 42,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar orang utan, nominal "rp 5000"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri cagar alam/1987
seri/ emisi : Seri cagar alam/1987
pecahan : Rp 10.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 october 1987
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 19,44 gram
- tebal : -
- diameter : 36,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar babirusa, nominal "rp 10000"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri cagar alam/1987
seri/ emisi : Seri cagar alam/1987
pecahan : Rp 200.000
jaman/masa : Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 october 1987
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 10,00 gram
- tebal : -
- diameter : 25,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar badak jawa bercula satu, nominal "rp 200000"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri save the children fund/1990
seri/ emisi : Seri save the children fund/1990
pecahan : Rp 200.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Emas
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 december 1992
- penarikan : 31 december

warna dominan
- depan : Kuning
- belakang : Kuning

ukuran
- berat : 10,00 gram
- tebal : -
- diameter : 25,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Teks "save the children" dan "200.000 rupiah"
- samping : Bergerigi



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri save the children fund/1990
seri/ emisi : Seri save the children fund/1990
pecahan : Rp 10.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 01 december 1992
- penarikan : 31 december

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 19,44 gram
- tebal : -
- diameter : 36,00 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia"
- belakang : Gambar 2 anak bermain badminton, teks "save the children" dan "10000 rupiah"



nama uang : Uang logam khusus bank indonesia seri for the children of the world
seri/ emisi : Seri for the children of the world
pecahan : Rp 10.000
jaman/masa: Jaman ri kesatuan
bahan : Perak
bentuk : Bulat pipih

tanggal
- penerbitan : 31 january 2000
- penarikan : -

warna dominan
- depan : Putih
- belakang : Putih

ukuran
- berat : 28,28 gram
- tebal : -
- diameter : 38,61 mm

ciri-ciri
- depan : Gambar lambang negara garuda pancasila, teks "bank indonesia" dan logo unicef
- belakang : Gambar kegiatan pramuka, penanaman sejuta pohon, teks "for the children of the world" dan
- samping : Bergerigi



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1974
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1974
Pecahan : Rp 100.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 01 October 1974
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 33,347 gram
- Tebal : 2,49 mm
- Diameter : 34,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar lambang negara Garuda Pancasila, teks "BANK INDONESIA"
- Belakang : Gambar Komodo, nominal "Rp 100000"
- Samping : Bergerigi



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Seri Cagar Alam/1974
Seri/ Emisi : Seri Cagar Alam/1974
Pecahan : Rp 2.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Perak
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 01 October 1974
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Putih
- Belakang : Putih

Ukuran
- Berat : 25,31 gram
- Tebal : 2,75 mm
- Diameter : 38,61 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar lambang negara Garuda Pancasila, Teks "BANK INDONESIA"
- Belakang : Gambar harimau jawa, nominal "Rp 2000"
- Samping : Bergerigi



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 25.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 17 August 1970
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 61,71 gram
- Tebal : -
- Diameter : 55,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar Jenderal Sudirman, teks "25 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA"
- Belakang : Gambar lambang negara Garuda Pancasila, logo "Bank Indonesia" dan 25000 RUPIAH"
- Samping : Rata



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 10.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 17 August 1970
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 24,68 gram
- Tebal : -
- Diameter : 40,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gambar penari wayang orang wanita, teks "25 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA"
- Belakang : Gambar Lambang Negara Garuda Pancasila, logo "Bank Indonesia" dan "10000 RUPIAH"
- Samping : Rata



Nama Uang : Uang Logam Khusus Bank Indonesia Emisi 1970
Seri/ Emisi : Emisi 1970
Pecahan : Rp 5.000
Jaman/Masa : Jaman RI Kesatuan
Bahan : Emas
Bentuk : Bulat pipih

Tanggal
- Penerbitan : 17 August 1970
- Penarikan : -

Warna Dominan
- Depan : Kuning
- Belakang : Kuning

Ukuran
- Berat : 12,43 gram
- Tebal : -
- Diameter : 30,00 mm

Ciri-ciri
- Depan : Gbr arca batu manjusri dari candi Tumpang Malang,Teks 25 TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
- Belakang : Gambar lambang negara garuda pancasila, logo "Bank Indonesia" dan "5000 RUPIAH"
- Samping : Rata

Inilah Efek Buruk Minuman Bersoda



Minuman Bersoda
Ketika merasa haus, banyak di antara kita melepas dahaga dengan sebotol soda dingin. Apalagi saat ramadan, soda dingin ketika berbuka puasa terasa sangat menyegarkan tenggorokan yang kering. Rayuan iklan pun acapkali membuat kita tergiur dengan minuman berkarbonasi itu.

Tapi tahukah Anda, bahwa soda adalah salah satu minuman terburuk selain alkohol? Anda bisa terkena candu kafein dalam soda. Belum lagi kandungan gulanya yang sangat tinggi. Kenali 10 efek berbahaya minuman bersoda bagi tubuh seperti dikutip dari Method of Healing.

1. Menaikkan berat badan
Minum satu kaleng soda tiap hari dalam sebulan akan menaikkan berat badan sebanyak setengah kilogram.

2. Tidak ada nilai gizi dalam soda
Saat kehausan atau setelah berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang bernutrisi. Sedangkan soda tak memiliki nilai gizi di dalamnya. Minuman ini hanya akan menjadi 'limbah' dalam tubuh.

3. Meningkatkan risiko diabetes
Tingginya kadar gula dalam soda mampu meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

4. Soda dapat menyebabkan osteoporosis
Bila meminum soda dengan kandungan kalsium rendah, Anda bisa terkena keropos tulang atau osteoporosis.

5. Soda bisa merusak gigi
Kandungan senyawa soda mampu mengikis dan merusak lapisan enamel gigi. Sehingga gigi jadi mudah berlubang dan rusak.

6. Soda berefek terhadap kerusakan ginjal
Orang yang gemar minum soda berisiko lebih besar terkena batu ginjal serta kerusakan pada ginjal.

7. Memicu penyakit maag
Soda menjadikan peminumnya berpeluang lebih besar terkena dan memperparah penyakit maag.

8. Soda menimbulkan dehidrasi
Kadar kafein dan gula dalam soda dapat menyebabkan tubuh dehidrasi.

9. Soda mengacaukan sistem pencernaan
Ketahuilah, asam dalam soda tidak bereaksi dengan baik dalam sistem pencernaan.

10. Diet soda berbahaya
Soda diet mengandung pemanis buatan aspartam yang diakitkan dengan beberapa gangguan seperti fenilketonuria.

Alternatif Sehat Pengganti Soda?
Lantas apa yang bisa membantu Anda untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap soda? Jika menilik nilai gizinya, jus merupakan pilihan minuman terbaik. Sedangkan air putih merupakan minuman terbaik agar tubuh tetap terhidrasi. Satu hingga dua gelas jus buah setiap hari, ditambah enam gelas air putih serta minuman yang diperkaya kalsium adalah paduan terbaik untuk kesehatan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...